Mar 18, 2017

BOOSTER ASI, YAY OR NAY?


BOOSTER ASI, YAY OR NAY? - Ada yang punya pengalaman memakai Booster ASI atau pelancar ASI? Karena pengalaman menyusui buah hati itu selalu menyimpan sejuta cerita, maka jungkir balik dunia perASIan tidak akan pernah ada matinya. Ada yang sejak si bocah lahir procot ASI sudah mengucur deras bak air keran tumpah. Merembes kemana-mana sampai harus berkali-kali ganti breastpad. Ada yang ASInya sedang-sedang saja. Selalu cukup disaat bayi membutuhkan. Tidak melimpah ruah, tetapi cukup. Tetapi ada juga yang membutuhkan perjuangan panjang untuk bisa memenuhi botol penyimpan ASI yang hanya ukuran 100ml. Jangankan merasakan payudara keras, untuk memerah ASI 100ml saja harus disertai segala macam booster yang bisa membangkitkan semangat dan mood sehingga ASI bisa diperah dengan mudah. Kamu termasuk yang mana?

Saya pernah merasakan ada di posisi jungkir balik demi memerah ASI. Sudah jungkir balik, hasilnya hanya 20Ml. Disitu saya merasa perjuangan menyelesaikan skripsi dan harus berhadapan dengan dosen galak dan ngehek itu belum ada apa-apanya. Mengalahkan rasa kecewa pada diri sendiri itu luar biasa berat, kawan! Belajar mengapresiasi setiap tetes yang bisa kita hasilkan itu perjuangannya luar binasa. Kenapa gak pakai Booster ASI saja?

Jangan dikira saya tidak pernah termakan hasutan menggunakan rekomendasi booster ASI yang berseliweran diantara mama-mama pejuang ASI. Saya pernah menggunakan booster ASI hasil rekomendasi bisik-bisik suara burung dari satu mulut ke mulut lain tentang dahsyatnya hasil menggunakan pil merk A yang katanya bisa bikin payudara penuh. Hasilnya? Payudara saya memang penuh. Panas dingin kalau gak di perah. Karena para bocah masih di inkubator, maka dengan hati penuh suka cita merasa berhasil, saya perah juga. Bahagia dong, baru kali ini botol 100ml penuh terisi dan dengan bangga bisa saya tunjukkan ke dokter anaknya di Rumah Sakit nanti. Dalam hati sudah merasa menang bisa dan merasa berguna
.
Ternyata, setelah ASI tersebut diminum dua bocah kembar, saya dimarahi habis-habisan sama dokter. Karena ternyata bayi saya intoleran terhadap booster ASI yang saya minum sembarangan tanpa rekomendasi dokter, dan bukan booster ASI alami. Saya mewek. Hati saya hancur berkeping-keping. Selepas dokter pergi, saya sesenggukan sembari ditenangkan para suster di ruang neonatus rumah sakit. Saya merasa menjadi ibu yang benar-benar tidak berguna.

Dari saran dokter tersebut saya belajar untuk tidak sembarangan minum booster ASI. Apalagi booster ASI yang tidak alami. Booster ASI atau pelancar ASI memang terkadang dibutuhkan. Tapi sebaiknya gunakan bahan-bahan herbal atau alami yang banyak ada di sekitar kita. Karena dulu tak banyak pilihan booster ASI seperti sekarang ini, maka setiap hari saya harus mengunyah daun katu yang rasanya seperti itu-itu saja. Karena pada dasarnya saya kurang suka sayuran, maka makan daun katu menjadi suatu siksaan tersendiri bagi saya. Ternyata jika hati tidak gembira, hasil dari booster tersebut pun menjadi tidak maksimal. Maka menjaga mood dan suasana hati seorang ibu menyusui itu amat sangat berpengaruh terhadap hasil memerah ASI. Jadi pastikan rasa si pelancar ASI tersebut juga disukai oleh si ibu.


Hingga kemudian saya bertemu teman pejuang ASI yang membuat ide minum booster ASI senikmat minum teh. Eh beneran ada dan bisa lhoo… Sekarang siapa sih yang gak suka minum teh ditemani ngemil cantik?! Iya kaan? Iya dooong… Coba bayangkan pagi atau sore hari, sambil selonjoran, menikmati teh hangat, ditemani cemilan nikmat, dan baca tabloid terbaru. Aaaah… Nikmatnya dunia ada digenggaman. Dijamin ASI ngocor buuu.. Kalau pikiran rileks, meski Cuma beberapa menit, boosternya ngefek bisa untuk waktu yang lama lhooo.. Mood seperti ini yang perlu dijaga. Dan booster ASI seperti ini yang nikmat banget.

Dan ASI Booster Tea bukan sekedar obrolan lagi sekarang. Ia sudah menjelma menjadi sebotol teh yang bisa diandalkan para ibu menyusui. Kalau gak suka rasa tawar, boleh dicampur madu atau gula. Kata teman saya yang konsumen setia ASI Booster Tea, rasanya cenderung pahit. Namanya juga Jamu. Tapi dia suka menikmati tanpa tambahan apapun lhoo.. Tinggal glek saja katanya. Ehhmmm tapi saya prefer madu, biar kondisi badan tetep fit. Madu kan banyak manfaatnya tho, dibandingkan gula. Hihihi.. Tapiii kalau lebih suka yang alami dan gak terlalu suka manis, ya bisa diminum tanpa campuran apa-apa. Mau dicampur bahan lain, dibuat milkshake, teh tarik, bisaaaa… Nikmati waktu minum teh pagi dan sore hari dengan membawa banyak manfaat untuk buah hati yang sedang terlelap di kamarnya.. Begitulah nikmatnya ASI Booster Tea.

Lantas kandungan apa saja sih yang ada di ASI Booster Tea? Ada Fenugreek seed dan fenugreek powder yang bermanfaat sebagai stimulator produksi ASI hingga 900%,  FENNEL SEEDS dan Fennel powder yang dikenal sejak jaman Yunani Kuno sebagai peningkat produksi ASI, ANISE adalah bahan yang dipakai oleh penduduk Mesir untuk membuat teh yang biasa diminum ibu menyusui juga meredakan nyeri haid, Cinnam Venum berperan mengurangi kadar kolesterol LDL dan sebagai anti infeksi alami untuk membantu proses penyembuhan pasca melahirkan, Alpinia powder yang mengandung gingorel yang dalam kadar tertentu bermanfaat untuk menekan prostaglandin dan merangsang produksi ASI, dan Habbatussauda yang kita tahu banyak memiliki manfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk merangsang produksi ASI. Komplit banget yaa… Takarannya pun sudah diperhitungkan dengan tepat sehingga aman dikonsumsi untuk ibu menyusui. Insyaallah aman karena sudah mendapat lisensi dari Departemen Kesehatan RI no. 172/1334/2003.

klik untuk memperbesar tampilan gambar

Jangan terkecoh penampilan yaa.. Meskipun kemasannya berkesan kurang eksklusif, tapi ASI Booster Tea ini rekomendasi para artis penggiat ASI lhooo.. Ubek-ubek sosial media ASI Booster Tea deh untuk menemukan berbagai testimoninya. Artis cantik dan cerdas saja percaya sama khasiatnya, jadi layak untuk dicoba laah… Mungkin bisa dijadikan masukan buat produsen ASI Booster Tea untuk membuat kemasan lebih eksklusif, photo-photo lebih menarik dan sosial media lebih elegan. Kelas konsumennya sudah setingkat para artis kaan.. Jadi harapannya dengan design lebih eksklusif dan elegan bisa menarik minat konsumen untuk tidak ragu mencoba mengkonsumsi. Tapi dibalik penampilan yang sederhana pun tersimpan khasiat yang luar biasa.

Bersyukurlah para ibu dengan makin banyaknya Booster ASI dan pengetahuan tentang menyusui yang makin melimpah ruah saat ini. Sekarang kendali ada di tangan kita, memilih dan menyaring mana yang benar-benar bagus dan mana yang bermanfaat. Begitupun dalam memilih informasi dan membaca review produk. Pastikan produknya aman untuk dikonsumsi, sudah memiliki lisensi dan paten, jadi manfaatnya pun bisa maksimal.

By the way, saya ngoceh panjang lebar ini bukan karena sedang mempersiapkan masa menyusui yaaa.. Saya hanya berbagi rekomendasi bermanfaat yang sering ada di group whatsapp saya. Iya, saya seorang ibu berdaster yang masih berkutat dengan banyaknya group ibu-ibu yang masih menggendong bayi. Jadi rekomendasi semacam ini masih sering berseliweran di telinga saya. Tenang saja, saya masih belum hamil kembar 3 kok.. Selamat menyusui! Selamat mengASIhi..!!



2 comments:

  1. Halo mba wiwit ni aku ryan kuncoro, mohon maaf saya mau tanya. apa benar mba kerja di cv atoz total? kalau iya saya mau bertanya, saya sering di telpon oleh nomor Halo yang atas nama cv atoz total dan selalu tidak terangkat oleh saya. mau memastikan aja. takutnya ada info penting dari cv atoz total tsb. dari mana saya tau itu nomor dari cv atoz total, karena saya bekerja di grapari telkomsel. jadi tahu siapa pengguna no tsb.

    makasih ya mba wiwit rahayu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Ryan.. Informasinya saya teruskan ke bagian teknis ya mas. Atau mungkin yang telp tenant kita, tapi karena terdaftarnya atas nama PT kita, jadi yang terbaca di tempat mas Ryan nama kita. Saya informasikan ke team yg lain ya mas..

      Delete