Aug 25, 2015

Tinggal Kelas?

Masih banyak orang yang memberikan stigma negatif ketika mendengar istilah tinggal kelas. Bayangan akan anak yang kurang cerdas, malas, ataupun stempel lain yang akan melekat, seolah menjadi momok tersendiri.  Bahkan tidak sedikit orang tua yang memilih anaknya pindah sekolah asalkan bisa naik kelas, daripada harus bersekolah di tempat yang sama tetapi tinggal kelas.

Aug 9, 2015

Ketika Si Kembar Saling Berebut (Sibling Rivalry)

Setiap kali bertemu orang baru, dan tahu kalau Kira dan Kara anak kembar, pertanyaan selanjutnya yang sering keluar adalah “Pernah bertengkar gak?”. Hhhmmm… Buat saya, menjawab pertanyaan ini berkali-kali sih sebenarnya ada rasa bosan juga. Karena tidak ada 2 manusia yang sama. Tidak ada 2 manusia yang selalu seide, sejalan, sepemikiran. Begitu pula dengan anak kembar. Meskipun mereka kembar identik, dan berasal dari 1 sel telur yang membelah, mereka tetap 2  individu yang berbeda. Bahkan sifat, kesukaan, karakter, dan  kepribadian mereka berbeda.

Dulu, ketika kira dan kara berusia kurang lebih 1 tahun, setiap hari, saya bisa menghadapi mereka bertengkar lebih dari 10 kali. Bahkan kalau sudah bertengkar dan berebut mainan, bisa saling pukul, saling cakar dan saling gigit. Padahal tidak ada diantara kita yang pernah memukul si kembar, atau mengajarkan memukul. Sedih pastinya ketika melihat mereka bertengkar.  Saya merasa menjadi ibu yang gagal.


Aug 7, 2015

Who Support Breastfeeding?

Sekarang sudah memasuki bulan Agustus. Sebagian besar teman-teman di wall facebook saya beramai-ramai merayakan World Breastfeeding Week. Karena sebagian besar teman-teman saya adalah para ibu-ibu dengan banyak cerita, maka timeline saya pun ramai oleh bahasan khas ibu-ibu.
Memasuki pekan ASI dunia inipun masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kembali perang ASI vs Sufor seperti tak pernah ada habisnya. Ada yang mendukung pekan ASI dunia, ada yang adem ayem, ada pula yang merasa terintimidasi.

Saya bukan salah satu bagian dari ibu yang memiliki cerita sukses memberikan ASI. Saya tidak punya sertifikat ASI apapun. Saya juga tidak punya cerita pujian bertubi-tubi tentang kisah pemberian ASI untuk si kembar saya. Ya, karena saya hanya memberikan ASI eksklusif beberapa bulan saja, dan setelah itu dicampur dengan susu formula hingga Kira dan Kara WWL, Weaning With Love.  Sama seperti mama-mama yang memberikan susu formula ke anaknya, saya pun sempat menuai protes. Tapi saya bukan orang yang mudah surut langkah atau kecil hati ketika menuai caci maki dan kritikan. Demikian juga dalam perjalanan saya mengasuh Kira dan Kara. Saya hanya mampu memaklumi , mereka hanya tidak tahu apa yang saya lalui dan apa yang sudah saya perjuangkan. Juga tidak perlu menjadikan itu hal yang besar untuk menyurutkan langkah atau memusuhi kawan dan saudara. Kasih senyum saja lah yaaa.. Jangan lupa ucapkan terima kasih! Bagaimanapun juga kritik, cacian, makian, dan protes adalah salah satu bentuk perhatian bukan?!