Dec 20, 2015

Pertolongan Pertama Pada Gastroenteritis

Tepat seminggu setelah acara liburan kami ke Jogja, saya mendapati Kara panas tinggi hingga 40,8 DC. Saat itu tidak ada tanda-tanda mau flu seperti bersin-bersin atau hidung berair.  Pagi berangkat ke sekolah masih sehat, ceria, dan fit seperti biasanya. Pulang sekolah masih sempat makan siang dan ganti baju. Tiba-tiba ketika sedang bermain dengan Kira saya perhatikan wajahnya mulai sayu. Saya pegang dahinya, demam. Saya ukur menggunakan thermometer, whoalaaa.. sudah 39,8 DC saja. Bocah saya satu ini memang sedikit ajiiib deh. Meskipun paling mungil di keluarga, tapi tenaga dan kemauannya salah satu yang paling besar.  Panas segitu dia masih saja bermain seperti biasa, hanya saja matanya tampak sayu. Tak lama kemudian dia benar-benar tumbang alias lemas. Setelah diukur panasnya sudah 40,2 DC. Astagaaa.. ada apa ini. Cemas tentunya. Karena demam yang tidak ada tanda-tanda tanpa kulonuwun, permisi dulu ini yang sering bikin dag-dig-dug.

Nov 26, 2015

SOSOK SEORANG BAPAK

Salah satu sosok guru dalam hidup saya adalah Bapak. Bapak yang pertama kali mengajarkan saya membaca, menulis dan mengenal buku. Bapak juga yang mengajarkan saya tentang arti kelembutan. Sebagai seorang anak yang keras kepala, Bapak lah orang pertama yang mampu memahami jalan pikiran saya.

Bapak bukan seorang professor, bukan seorang psikolog, juga bukan lulusan perguruan tinggi terkemuka. Bapak hanya seorang pria dari desa yang hanya lulus SD. Bapak hanya mengenal cara berdagang dan dengan itulah beliau memberikan nafkah untuk keluarganya. Namun Bapak adalah sosok guru hebat dalam hidup saya.

Nov 11, 2015

Semua Dalam Jangkauan


Memiliki anak usia toddler yang sedang belajar bereksplorasi biasanya akan secara otomatis merubah tata letak rumah dan kamar. Demi keamanan dan kenyamanan bersama, barang-barang yang dianggap berbahaya biasanya akan otomatis kita singkirkan. Karena ketika si bocah lagi heboh belajar jalan tidak ingin tiba-tiba menabrak guci kesayangan eyangnya. Aduuhh.. sudah guci mahal jadi berantakan, si bocah pun bisa terluka.

Begitu juga di rumah kita. Ketika Kira dan Kara mulai bereksplorasi dengan ruangan, belajar merangkak, lalu belajar jalan, maka otomatis susunan barang-barang di rumah sudah mulai berubah. Semua benda tajam atau yang memiliki ujung runcing kita singkirkan. Meja-meja yang pinggirannya tajam, diberikan pengaman karet. Lubang stop kontak listrik yang ada di bawah semua ditutup. Bedak, lipstick, gunting, perlengkapan make up semua ditutup rapat dan diletakkan di tempat yang tinggi. Perlengkapan lenong ini mungkin bukan barang yang mahal, tapi kalo berantakan dan hancur bisa bikin elus dada juga.  Jadi ruangan terasa lebih lapang dan ringkas. Namun begitu tidak butuh waktu lama untuk dua bocah saya membuatnya menjadi kapal pecah. Berantakan dan penuh coretan. Tak ada tembok yang selamat dari coretan pensil dan spidol dua bocah saya. Tembok-tembok di rumah sudah seperti growth chart untuk kira dan kara. Semakin tinggi badannya semakin tinggi pula gambar di tembok.

Oct 16, 2015

Masih Berpikir Mothercare itu Mahal?!

Siapa yang tak mengenal brand Mothercare ? Kalau masih belum kenal, mungkin kamu perlu segera mencari jodoh dan memasuki dunia emak-emak.  Karena kalau sudah masuk dunia para emak, brand ini mampu mengalahkan brand fashion favoritemu jaman remaja. Brand apapun! Kalau sudah masuk dunia ini, kamu pasti rela gak mampir ke tempat lain, demi bisa melipir antri diskonan di gerainya Mothercare.

www.mothercare.co.id

Sep 11, 2015

Manfaat Mendampingi Anak Ketika Bermain

Ini adalah tulisan marathon lagi, alias tanpa draft, dan tanpa baca ulang. Mengingat ini hari jum'at, maka waktu saya online juga pendek, karena harus segera jemput si bocah ke sekolah. Tapi tangan saya gatal untuk menulis, mumpung masih ingat, dan mungkin saja bermanfaat untuk mama-mama yang punya anak, apalagi punya anak kembar, atau anak lebih dari satu.

Jadi ceritanya kemarin saya ada rapat evaluasi perkembangan siswa di sekolah Kira dan Kara. Di rapat evaluasi ini kita akan di beri tahu perkembangan siswa ketika di sekolah, di cocokkan dengan ketika siswa di rumah, lalu di evaluasi apa yang perlu dibenahi dan stimulasi seperti apa yang harus dilakukan. Di rapat evaluasi perkembangan siswa ini akan hadir psikolog sekolah dan guru kelasnya.  Karena kelas Kira dan Kara dibatasi dalam satu kelas tidak lebih dari 10 anak, maka semua perkembangan anak akan benar-benar terpantau oleh guru kelasnya. Guru kelas ini tahu benar apa kebiasaan murid-muridnya ketika di dalam kelas.
Kira & Kara di Kebun Bibit

Sep 2, 2015

Battle Of Surabaya dan Pengalaman Nonton Pertama

Akhirnyaaaa.. setelah satu tahun puasa nonton, pecah telor juga! Untuk pertama kalinya kita nonton lagi, dan kali ini spesial karena nontonnya bareng anak-anak.  Kira dan Kara baru pertama kali masuk bioskop dan nonton di layar yang super lebaar, dengan suara yang cetar membahana.

Hari kamis yang lalu, untuk pertama kalinya Kira dan Kara nonton bioskop.  Yang sedianya kita mau nonton Inside Out, ternyata malah nyasar nonton Battle of Surabaya. Battle of Surabaya memang sudah jadi incaran. Karena kita kira belum maen, jadi bilangnya ke Kira dan Kara nonton Inside out. Ternyata setelah sampai di bioskop dan mau beli tiket, diputuskanlah nonton Battle of Surabaya.
Kesan pertama nonton bareng anak: Si bocah anteng sepanjang film diputar. Hanya sesekali colek-colek karena haus dan karena dingin. Sebelum masuk malah super excited, bahkan sampai gak sabar ketika menunggu pintu bioskop dibuka.

Persiapan yang dibutuhkan ketika nonton bareng anak-anak untuk pertama kali:

Sep 1, 2015

Kok Saya Gak Berhasil ya?!

Hal yang paling sering saya terima, ketika saya berbagi cerita tentang si kembar adalah jawaban, sebagai berikut:
“aku sudah melakukan itu tapi kok gak berhasil di anakku?”
“Kok anakku begini, gak begitu..”
“Kok di aku gak bisa sih cara seperti itu? Anakku malah makin kenceng rebutannya”
Hhhmm.. saya bingung juga ya menjelaskannya. Bukan bingung soal alasannya, tapi bingung bagaimana menyampaikannya.  Tapi baiklah, mari kita coba pelan-pelan.

Pertama, kita perlu memahami, dan benar-benar menyadari bahwa anak kita itu manusia ciptaan Allah. Bukan robot yang kalau di pencet tombol A, akan melakukan A.  Kita memang tahu kalau anak-anak itu manusia, hanya saja kita sering lupa dan khilaf, dan memperlakukan mereka sesuai keinginan kita (eehhmm.. yang ini saya juga sih).  Nah.. Karena anak-anak ini manusia yang memiliki keinginan berbeda-beda, sifat yang tidak sama, dan mereka semua unik, jadi ketika kita memberikan satu hal, maka hampir bisa dipastikan penerimaan si anak akan berbeda-beda.


Aug 25, 2015

Tinggal Kelas?

Masih banyak orang yang memberikan stigma negatif ketika mendengar istilah tinggal kelas. Bayangan akan anak yang kurang cerdas, malas, ataupun stempel lain yang akan melekat, seolah menjadi momok tersendiri.  Bahkan tidak sedikit orang tua yang memilih anaknya pindah sekolah asalkan bisa naik kelas, daripada harus bersekolah di tempat yang sama tetapi tinggal kelas.

Aug 9, 2015

Ketika Si Kembar Saling Berebut (Sibling Rivalry)

Setiap kali bertemu orang baru, dan tahu kalau Kira dan Kara anak kembar, pertanyaan selanjutnya yang sering keluar adalah “Pernah bertengkar gak?”. Hhhmmm… Buat saya, menjawab pertanyaan ini berkali-kali sih sebenarnya ada rasa bosan juga. Karena tidak ada 2 manusia yang sama. Tidak ada 2 manusia yang selalu seide, sejalan, sepemikiran. Begitu pula dengan anak kembar. Meskipun mereka kembar identik, dan berasal dari 1 sel telur yang membelah, mereka tetap 2  individu yang berbeda. Bahkan sifat, kesukaan, karakter, dan  kepribadian mereka berbeda.

Dulu, ketika kira dan kara berusia kurang lebih 1 tahun, setiap hari, saya bisa menghadapi mereka bertengkar lebih dari 10 kali. Bahkan kalau sudah bertengkar dan berebut mainan, bisa saling pukul, saling cakar dan saling gigit. Padahal tidak ada diantara kita yang pernah memukul si kembar, atau mengajarkan memukul. Sedih pastinya ketika melihat mereka bertengkar.  Saya merasa menjadi ibu yang gagal.


Aug 7, 2015

Who Support Breastfeeding?

Sekarang sudah memasuki bulan Agustus. Sebagian besar teman-teman di wall facebook saya beramai-ramai merayakan World Breastfeeding Week. Karena sebagian besar teman-teman saya adalah para ibu-ibu dengan banyak cerita, maka timeline saya pun ramai oleh bahasan khas ibu-ibu.
Memasuki pekan ASI dunia inipun masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Kembali perang ASI vs Sufor seperti tak pernah ada habisnya. Ada yang mendukung pekan ASI dunia, ada yang adem ayem, ada pula yang merasa terintimidasi.

Saya bukan salah satu bagian dari ibu yang memiliki cerita sukses memberikan ASI. Saya tidak punya sertifikat ASI apapun. Saya juga tidak punya cerita pujian bertubi-tubi tentang kisah pemberian ASI untuk si kembar saya. Ya, karena saya hanya memberikan ASI eksklusif beberapa bulan saja, dan setelah itu dicampur dengan susu formula hingga Kira dan Kara WWL, Weaning With Love.  Sama seperti mama-mama yang memberikan susu formula ke anaknya, saya pun sempat menuai protes. Tapi saya bukan orang yang mudah surut langkah atau kecil hati ketika menuai caci maki dan kritikan. Demikian juga dalam perjalanan saya mengasuh Kira dan Kara. Saya hanya mampu memaklumi , mereka hanya tidak tahu apa yang saya lalui dan apa yang sudah saya perjuangkan. Juga tidak perlu menjadikan itu hal yang besar untuk menyurutkan langkah atau memusuhi kawan dan saudara. Kasih senyum saja lah yaaa.. Jangan lupa ucapkan terima kasih! Bagaimanapun juga kritik, cacian, makian, dan protes adalah salah satu bentuk perhatian bukan?!

Jun 3, 2015

Mendidik Si Kecil Bersama Hello Kitty

Tulisan yang saya buat ini sebelumnya pernah dimuat di the urban mamaDan ini di copas ulang untuk didokumentasikan di blog ini.
-------------------
Tokoh karakter Hello Kitty dan anak perempuan memang tidak dapat dipisahkan. Siapa yang tidak mengenal karakter imut yang identik dengan warna pink ini? Demikian juga dengan putri kembar saya, terutama Kara. Warna kesukaan Kara adalah pink dan setiap kali ada pernak-pernik bergambar Hello Kitty, pasti selalu heboh tunjuk-tunjuk. Sedikit berbeda dengan Kira yang cenderung lebih suka dengan Mimmy si saudara kembarnya Hello Kitty, karena sama-sama favoritnya warna kuning.
Karakter-karakter favorit ini menjadi inspirasi saya dalam membantu mendidik mereka. Misalkan dalam menerapkan konsep rewards & consequences. Apalagi sekarang Kira dan Kara sudah berusia 4 tahun, yang sudah bisa lancar berkomunikasi dan bernegosiasi. Dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya, mereka memiliki jadwal dan kesepakatan sendiri dengan kami orang tuanya. Jika melanggar kesepakatan maka akan ada konsekuensi yang mereka harus terima. Namun jika mereka melakukan sesuatu yang hebat, maka tak segan kami memberikan reward.



May 25, 2015

Ritual si Putri Tidur

Beberapa hari yang lalu tanpa sengaja saya menemukan foto-foto “petualangan” bersama teman-teman sekolah, teman-teman kuliah dan teman-teman kantor. Saya menyukai petualangan ke alam bebas. Meskipun belum banyak petualangan yang saya lakukan, namun setiap perjalanan itu selalu membawa cerita yang menarik dan kenangan yang tak terlupakan. Petualangan-petualangan itu selalu memperkaya jiwa dan batin yang membuat saya menjadi seperti saat ini.

Sepertinya nostalgia saya bersambut, semesta mendukung dengan pertemuan tanpa disengaja. Dalam sebuah acara saya bertemu dengan seorang teman kuliah yang dulu kita sering sama-sama nongkrong bareng, kabur bareng, dan ngopi-ngopi bareng. Dengan senyumnya yang tanpa rasa sungkan dia menyapa saya, dan membuka aib saya dimuka umum, dan mentertawakan kebiasaan saya yang bisa tidur nyenyak dimana saja, dan dalam keadaan apapun. Well, that’s true! Saya, bila berpetualang, camping, atau ikut perkemahan, bisa dengan mudah tidur nyenyak dalam keadaan apapun. Saya pernah tidur nyenyak di dalam tenda sempit yang dihuni 7 manusia kebo, disaat hujan deras, dan tanah dibawah alas tidur saya becek penuh lumpur, di tengah hutan dengan petir menyambar. Thanks God, 7 manusia itu tidak pernah “sadar” kalau manusia di dekatnya adalah wanita yang kelak bisa jadi cantik bak bidadari turun dari genteng. Hahaha…

May 6, 2015

Mobilitas Makin Mudah Dengan Green Metro Car

Yang mau mudik siapa niih?? Coba goyangkan kepalanya!! Masih kebagian tiket kereta api nggak? Sudah kehabisan?? kaciaaannn... Sewa mobil Aja!! Lebih private, santai, bisa berhenti kapan saja dimana saja buat istirahat, mampir-mampir, lebih flexible kan?! Belum dapat tempat sewa mobil yang cocok? Coba deh cara saya!
Seperti janji yang pernah saya ungkapkan disini, di artikel kali ini saya mau pamer satu aplikasi yang membantu memudahkan mobilitas emak-emak rempong macam saya. Nama aplikasinya GREEN METRO CAR PASSENGER.  Jadi, apa sih Green Metro Car Passenger ini?

Apr 4, 2015

#Selfie; Dibalik Cerita Mertua dan Menantu

Saya bukan tipe manusia yang doyan nyelfie. Rasa-rasanya wajah ini bukan tipe kameragenic deh. Jadi kalau ketemu kamera udah otomatis saja mata meleng kemana-mana. Hahaha… Semoga bukan termasuk manusia langka ditengah badai narsisme yang melanda yaaa..

Dan berhubung foto selfie saya itu langka dan susah di dapat, setelah ubek-ubek puluhan kali pun, yang ketemu ya Cuma ini. Dan melihat foto ini pun ingatan saya masih jelas, kenapa saya nekat nyelfie meskipun cermin di depan saya ketawa cekikikan melihat saya kaku di depan kamera.
Jadi ceritanya nekat nyelfie ini karena saya sedang keGR’an. Hidung saya kembang kempis, kepala saya sudah mau menyentuh langit-langit. Untung leher saya kokoh, jadi Alhamdulillah kepala saya masih utuh ada di tempatnya. Hahaha… Mumpung Pede lagi di level tertinggi, ngacirlah saya nyelfie di wastafel toilet seperti kebanyakan foto selfie yang kekinian itu.

Mar 25, 2015

BERPETUALANG BERSAMA #GREENMETROCAR

Hari sabtu, 21 Maret 2015 kemarin seharusnya saya mudik ke Ngawi karena ada acara keluarga. Namun karena satu dan lain hal, saya harus membatalkan acara mudik. Beruntung Dee, teman dari seorang sahabat mengundang saya untuk ikut program #CityTour yang diadakan oleh #GreenMetroCar.  Karena penasaran, komunikasi pun berlanjut via email.
 Jadi dalam program #CityTour kali ini Green Metro Car mengundang para blogger untuk mencoba aplikasi dan layanannya dengan berkeliling kota Surabaya. Apa itu Green Metro Car dan apa layanannya, akan saya kupas di artikel yang berbeda. Yang jelas dalam tulisan kali ini saya hanya ingin pamer keseruan petualangan saya keliling kota Surabaya bersama Green Metro Car dan bertemu teman-teman baru.

Mar 16, 2015

Berkunjung ke Perpustakaan

Duuuhh, tulisan ini sudah lama terlupakan di hardisk laptop. Mau diupload lupa teruss.. Semoga bukan dari gejala pikun dan tua mendadak yaaa...
Jadi ceritanya liburan yang lalu kami berkunjung ke perpustakaan umum yang terdekat dari rumah.  Pergi ke perpustakaan sebenarnya sudah menjadi permintaan sejak lama Kira dan Kara. Tapi entah karena apa, kami belum sempat juga mengajak mereka kesana.  Namun kali ini kami tak punya alasan lain selain menyeret langkah kaki kami kesana. Selain karena anak-anak sedang libur sekolah, rasanya sudah lama juga kami tidak menikmati waktu dengan membaca buku.

Jan 29, 2015

Rhinitis... Oh Rhinitis...

Lagi musim hujan, matahari sering terlambat keluar, jadi hidung sering mendadak berair dan buntu padahal gak lagi flu. Hidung baru kembali normal setelah ketemu matahari. Kenapa bisa gitu yaaa…?? Konon katanya itu namanya “Rhinitis”.
Jadi Rhinitis itu apa sih? Rhinitis adala peradangan pada lapisan rongga hidung. Rhinis sendiri ada 2, Rhinitis allergic dan Rhinitis non-allergic.

Jan 25, 2015

Do'a Untuk Bapak Presiden

Waaa… akhir-akhir ini jagad sosial media lagi rame.. Perbincangan, issue, kejadian semua bergerak seperti roller coaster. Bikin dag-dig-dug serrr.. naik-turun.. hahaha… Ada yang emosi, ada yang kecewa, ada yang menyesal, ada yang tepuk tangan, ada yang bersorak, ada yang ketawa-ketawa, ada juga yang tidak ingin ambil pusing. Seruu.. seruu… Alhamdulillah ternyata masih banyak yang peduli dengan bangsa ini. Alhamdulillah masih banyak yang ikut urun rembug, sumbang pendapat, sumbang saran, sumbang ide, sumbang kritik, sumbang do’a. Alhamdulillah… Semoga dengan ini, bangsa Indonesia yang maju dan berkepribadian bisa terwujud bersama sesuai harapan yaa.. Karena tidak mudah pastinya mewujudkan cita-cita bangsa kalau hanya jalan sendirian ya?!

Jan 21, 2015

Cerdas Ber-Sosmed

Saya ini manusia yang gemes dan gak tahan untuk nyinyir setiap kali cek timeline di FB yang isinya Cuma photo-photo selfie, curcol galau, apalagi share photo dan video-video gak sopan dan sampah.  Kalau posting dengan konten pornografi, dan yang post bukan teman dekat, sudah pasti langsung saya delete. Kalau teman yang kenal, tapi kurang dekat, biasanya hanya saya hide dari timeline. Kalau teman dekat, saya sudah gak tahan untuk nyinyir. Aampuun yaa.. nyinyir sepertinya sudah fitrah saya. No wonder dua kembar saya super ceriwis, ini genetik.

Jan 19, 2015

Berkreasi dengan Colored Bubble

Melukis dengan cat air itu selalu menyenangkan untuk anak-anak. Meniup busa-busa sabun itu juga tak kalah menyenangkan. Nah bagaimanla kalau kita satukan kegiatan itu?! Tentunya menjadi hal yang luar biasa berantakan, namun juga luar biasa menyenangkan.

Jan 18, 2015

Berkarakter?!

Gegara membaca liputan pelajar SMP yang bunuh diri di lemari bajunya, saya jadi punya topik buat ngobrol sama suami dan menulis lagi. Terlepas dari peristiwa apa yang melatari si bocah hingga melakukan tindakan senekat itu, saya justru miris dengan pendapat orang dan berita-berita yang dimuat di media. Apapun yang terjadi di keluarga si anak, sungguh tak layak memberikan penghakiman karena kita tidak berdiri dan berada di dalam. Kita hanya penonton luar yang hanya membuat penilaian dari apa yang kita baca dan apa yang kita dengar. “If you could just put yourself in their shoes for a moment, perhaps you would understand why it is not as easy as you seem to think..”

Jan 15, 2015

Shofia, Sosok Putri Yang Sempurna

Siapa yang tidak mengenal Princess Shofia.   Shofia, putri yang cantik dan mandiri, memang layak menjadi idola para anak perempuan.  Sejak mengenal versi film kartunnya, Kara langsung menyukainya. Maka sejak itu, dimana ada pernak-pernik princess Shofia, jangan heran jika Kara akan berteriak histeris dan tertawa senang.

Jan 1, 2015

Liburan Desember - Edisi Bandung

Tanggal 20 Desember 2014 pagi, akhirnya kami sampai di Bumi Sangkuriang, Bandung.  Inilah hari yang dinanti-nantikan. Sebelumnya di jalan, hati saya sudah dag-dig-dug membayangkan akan bertemu seluruh keluarga besar The Urban Mama Family yang sebelumnya hanya saya temui via whatsapp saja (kecuali Teh Ninit dan Cindy yang pernah berkunjung ke Surabaya). Syukurlah sepanjang jalan saya ngantuk berat, efek kurang tidur semalam, sehingga jantung saya tak jadi meledak karena over excited.
Sebelum bertemu TUM Family, sebenarnya saya ada janji bertemu dengan saudara sepupu yang kebetulan juga liburan ke Bandung. Tapi karena tol macet akhirnya tertunda dan baru bisa bertemu tepat kita sampai di Bumi Sangkuriang Bandung. Jadilah saya dobel  excited bisa bertemu sepupu sekaligus TUM family dalam waktu yang bersamaan. Tapi karena kita harus prepare untuk berangkat outing, jadilah pertemuan dengan Mbak Ratih tidak bisa lama, dan kurang puas. Semoga kita berjodoh  lain kesempatan ya, kakak Faiza… *kiss & hug*